Dalam Usaha Peternakan Biaya Pakan Berkisar 60-75% dari Total Modal Usaha

Terutama dalam mengelola Usaha Peternakan Domba/Kambing dan Sapi, Fokuslah di 60-75% Pakan, jika kita bisa mengatur dan meminimalisir pengeluaran Pakan yang kurang lebih 60-75% itu bisa kita siasati dengan menyediakan Pakan Mandiri tentu saja akan bisa memangkas biaya dari Usaha Peternakan yang dikelola.

Angka 60-75% ini masih berupa Taksiran, agka baku perlu dilakukan Kajian Lebih Detail. Tapi ketika Fokus kita dengan menyediakan Pakan Mandiri, entah dengan Rumput dan Dedauan yang bisa kita Produksi atau Kelola Sendiri, maka biaya akan sangat berkurang dan bisa kita tekan sedemikian rupa. Sehingga Ongkos Produksi bisa serendah-rendahnya dan mendapatkan Hasil yang maksimal. Kalau Pakan sudah melimpah, cara Menyimpannya salah satunya dengan Membuat Silase Pakan Ternak.

Tanamlah Rerumputan di Lahan-lahan yang masih kosong sehingga Pakan akan bisa kita cukupi secara mandiri. Dan jangan lupa juga Selain Rerumputan kita juga dianjurkan menamam Pohon2 (Legum) yang bisa menghasilkan Daun yang memiliki Kadar Nutrisi yang baik untuk Usaha Peternakan kita. Pepohonan seperti Kaliandra atau Indigofera adalah Tanaman yang sangat baik dengan Nutrisi yang bagus juga.

Mengenal Legum Indigofera

Berdasarkan data berikut ini Kandungan Gizi dari Indigofera

  • Protein kasar: 87,9%
  • Lemak kasar: 3,70%
  • Serat kasar: 14,96%
  • Kalsium: 0,22%
  • Fosfor: 0,18%
  • Beta karoten
  • Xantophyl

Sumber dari Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan IPB sangat menarik bukan? Dan berikut Lebih detail tentang Legum Indigofera

Karakterdan manfaat indigofera

Indigofera merupakan hijauan pakan ternak jenis leguminosa, pohon yang memiliki nutrisi tinggi. Rata-rata tinggi pohon Indigofera sedang namun memiliki daun yang lebat dan bisa berproduksi banyak. Selain itu, pakan ternak murah dan berkualitas ini diyakini bisa menurunkan biaya produksi pakan, karena dari satu hektar Indigofera ini cukup untuk 10 ekor sapi, sementara untuk satu hektar rumput biasanya hanya cukup untuk satu ekor sapi, sehingga sangat produktif dan efisien. Hal ini bisa berdampak pada turunnya biaya produksi ternak dengan demikian akan menurunkan harga daging di pasaran.

Baca Juga  April 2022 Update Age Of Empires IV (#AOE4) Tambah Keren dan Sangar

Beberapa keunggulan dari tanaman indigofera adalah

  1. Mengandung protein yang tinggi sehingga bagus untuk penggemukan ternak.
  2. Memiliki nilai kecernaan yang tinggi sehingga akan lebih banyak nutrisi yang diserap oleh ternak daripada yang terbuang bersama kotoran.
  3. Kandungan mineralnya sangat ideal terhadap kebutuhan ternak. Bisa membantu pertumbuhan ternak lebih optimal.
  4. Kandungan taninnya sangat rendah berkisar antara 0,6 – 1,4 ppm (jauh di bawah taraf yang dapat menimbulkan sifat anti nutrisi). Rendahnya kandungan tanin ini berdampak positif terhadap palatabilitasnya (disukai ternak).
  5. Produksi pakan Indigofera dalam satu hektar bisa menghasilkan 12 ton per satu kali panen. Sementara waktu tanam yang dibutuhkan 40 sampai 50 hari dengan harga Rp 400/kg, sehingga akan menghasilkan Rp 4,8 juta per satu kali panen atau Rp 3,6 juta per bulan. Diharapkan dengan keunggulan ini bisa menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan, karena Indigofera ini mudah dibudidayakan dan tahan dalam kondisi kering.
  6. Produksi hijauan per tahunnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman sejenis lainnya dan bisa panen hingga sembilan kali per tahun, serta memiliki protein yang sangat tinggi. Hewan ternak lain pun bisa mengkonsumsi pakan ternak ini karena tidak memiliki bahan yang berbahaya untuk ternak.
  7. Tanaman ini bisa juga berfungsi sebagai konservasi kawasan karena bisa sebagai tanaman penahan erosi dan bisa memperbaiki struktur tanah.
  8. Toleran dengan wiilayah minim air, sehingga budidaya tanaman indigofera sangat cocok untuk jadi alternatif pakan saat musim kemarau.
  9. Bisa dijadikan sebagai bahan pewarna alami pada kain terutama warna nila.
  10. Indigofera dapat juga digunakan untuk obat dan kesehatan, yaitu diantaranya untuk hal-hal berikut :
  1. Sakit gigi bisa diobati dengan Indigofera articulate.
  2. Mengurangi bengkak karena sengatan erangga dan gigitan ular bisa diobati dengan Indigofera oblongifolia
  3. Penyakit tukak lambung bisa diobati menggunakan Indigofera arrecta.
  4. Bagian dari Indigofera brevicalyc dan Indigofera swaziensis  bisa dipakai untuk sikat gigi..

Sangat menarik bukan? Mengenal Rumput-Rumput terbaik untuk Pakan Ternak Domba dan Kambing kita.

Baca Juga  Cara Cepat dan Mudah Membuat Silase Pakan Ternak

Tentang Rumput Pakchong dari Thailand

Disamping produktivitasnya yang sangat tinggi Rumput Pakchong ini memiliki kadar Protein Kasar yang tinggi pula, dimana protein sangat penting bagi hewan ternak untuk produksi daging maupun susu.

Rumput ini tahan terhadap kekeringan, sehingga dapat ditanam di berbagai daerah yang kondisi alamnya berbeda beda. Cara menanam rumput Pakchong ini cukup menggunakan stek sepanjang 2 sampai 3 ruas dengan system tanam seperti menanam singkong.

Adapun keunggulan dari Rumput Pakchong sebagai pakan ternak antara lain :

  1. Kadar Protein rumput pakchong lebih tinggi dari rumput odot ( 11,6 % ), rumput  Taiwan ( 13 % ), sedangkan rumput Pakchong mempunyai Kadar Protein 16,45 %
  2. Produktivitas Rumput Pakchong paling tinggi diantara rumput yang dikenal para peternak selama ini yaitu bisa mencapai 1500 ton / ha / tanhun, sedangkan rumput odot hanya mampu berproduksi 350 ton  / ha / tahun dan rumput Taiwan sekitar 400 ton / ha / tahun.
  3. Walaupun secara saintik rumput Pakchong memiliki jenis spesies yang sama dengan napier India dan napier Taiwan tetapi diantara ketiga jenis tersebut , napier Pakchong dianggap oleh para peternak sebagai jenis yang paling mampu untuk menghasilkan pangan secara langsung bagi ternaknya.
  4. Ciri khas rumput Pakchong adalah umur yang panjang dimana pertumbuhannya bisa mencapai usia 9 tahun dan bisa dipanen setiap 40 sampai 50 hari. Rumput ini hanya perlu disiram satu minggu sekali pada saat musim hujan. Selain itu rumput Pakchong ini tidak mempunyai duri sehingga dapat memudahkan para peternak saat pemanenan.

Demikianlah sedikit informasi tentang Rumput Pakchong yang perlu kita ketahui, semoga bermanfaat.

Tentang Rumput Biograss

Mempunyai keunggulan diantaranya produktivitas yang mencapai 190 ton/ ha/th pada kondisi kekeringan, kandungan protein kering yang mencapai 17 – 22 %, serat kasar 21 – 23 %, kadar lemak 2,7 – 4,6 %, dan kecernaan bahan kering mencapai 62 – 71 %

Baca Juga  Mengenal 11 Jenis Spesial Tanaman Sansevieria (Lidah Mertua) yang Banyak kita Jumpai di Indonesia

Tentang Rumput BB Biogen

Kurang Lebih sama dengan Rumput Biograss tapi ada beberapa nilai kandungan Gizi yang berbeda. Rumput BB Biogen mempunyai keunggulan diantaranya produktivitas yang mencapai 190 ton/ha/th pada kondisi kekeringan (biograss), kandungan protein kering yang mencapai 17-22%, serat kasar 21-23%, kadar lemak 2,7-4,6% (bionutri), dan kecernaan bahan kering mencapai 62–71%

Tentang Rumput Odot

Rumput odot merupakan salah satu varietas rumput gajah (Pennisetum purpureum), sering dikenal dengan sebutan Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass di luar negeri, tanaman ini mampu tumbuh pada saat musim kemarau dengan tanah yang tingkat kesuburannya rendah.

Apa perbedaan rumput odot sama rumput gajah?

Perbedaan rumput gajah dan rumput odot adalah rumput gajah termasuk pada rumput soilage yaitu rumput potong, sedangkan rumput odot termasuk kepada pasture/rumput grazing.

Kandungan protein rumput odot yakni adalah kisaran 17- 19% dan Total Digestable Nutrient mencapai 64,31% dari bahan kering serta lignin 2,5% dari bahan kering.

Tentang Rumput Zanzibar

Rumput zanzibar juga mengandung nutrisi yang tinggi untuk hewan ternak, terutama sapi. Manfaat Hijauan Rumput Zanzibar memiliki Kandungan nutrisi dalam rumput zanzibar antara lain 12,93% bahan kering, 19,43% protein, 9,09% karbohidrat, dan 31,33 % serat kasar

Tentang Rumput Gama Ummami

Gama Ummami dari UGM yang memiliki Nilai Protein hingga 14.7%. Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengembangkan rumput Gama Umami, yaitu mutasi rumput gajah yang telah diradiasi sinar gamma sehingga menghasilkan rumput yang lebih unggul dibandingkan dengan tetuanya.

Dan Masih banyak lagi. Usaha Peternakan? Fokuslah dengan Pakan, Ketika Kebutuhan Pakan bisa tercukupi secara Mandiri, Insya Allah Bisnis Peternakan bisa Lancar dan Sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.